Wisata Grojogan Sewu Karanganyar Yang Asyik dan Menawan

Wisata Grojogan Sewu Karanganyar yang tepatnya berada di daerah Tawangmangu, merupakan salah satu destinasi wisata favorit di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah yang menawarkan pemandangan alam yang memukau dengan udara segar alami. Grojogan Sewu sendiri merupakan objek wisata air terjun yang letaknya ada di lereng gunung Lawu, Desa Sepanjang, Kecamatan Tamangwangu, Kabupaten Karanganyar 27 Km di sebelah timur Kota Karanganyar.

Ada Apa Di Tempat Wisata Grojongan Sewu Karanganyar?

Lahirnya istilah wisata Grojogan Sewu sebenarnya berasal dari kata dalam bahasa Jawa yang berarti air terjun seribu namun sebutan itu bukan berarti keseluruhan air terjun memiliki jumlah seribu namun dari titik sir terjun yang bisa kita nikmati. Istilah seribu juga bisa idkatakan bersumber dari seribu pecak atau satuan jarak yang digunakan pada masa lampau sebagai ungkapan tingginya air terjun Grojogan Sewu.

Satu pecak itu artinya satu telapak kaki orang dewasa, sehingga seribu pecak sama halnya seribu telapak kaki orang dewasa untuk ketinggiannya. Namun ternyata, tinggi dari air terjun ini sendiri yakni sekitar 80 meter  tetapi ada juga yang memiliki ketinggian biasa atau tidak terlalu tinggi. Dan jika musim hujan datang, keliling tebing-tebing tersebut dihujani air terjun sedangkan ketika musim kemarau tiba, banyak air terjun yang kering.

Karena dikelilingi oleh hutan, maka di sepanjang perjalanan kalian akan mendapatkan sambutan dari para monyet dan jika kalian tidak hati-hati,  bisa saja barang-barang kepunyaan kalian akan dirampas. Asyiknya, tempat wisata ini sudah dikelola dengan profesional sehingga berbagai fasilitas wisata bisa kalian dapatkan di tempat ini misalnya seperti kolam renang, warung, mushola dan fasilitas lain seperti hotel dan vila.

Air yang mengalir dari tempat ini kemudian jatuh mengaliri sungai dan membuat isata Tamangangu terbelah menjadi dua bagian. Agar keduanya bisa terhubung, maka dibuatlah sebuah jembatan tepat di depan Grojogan Sewu dan disinilah lokasi yang instagramebel yang menjadi sudut favorit bagi para pendatang.

Namun di balik segala keindahan dan keeksotisan yang ditawarkan dari tempat ini, ternyata terdapat mitos kental di balik itu semua.  Katanya, jika sepasang kekasi datang dan berjalan menyebrangi jembatan tersebut maka hubungan keduanya bisa putus. Tapi sebagai catatan, mitos yang berkembang di wisata Grojogan Sewu hanya berlaku bagi pasangan kekasih yang belum menikah, namun bagi yang sudah menikah mah, santai aja. Jadi kalian sepasang kekasih yang belum halal dan sempat datang ke tempat ini, hati-hati ya.

Wisata Galerry Mojokerto Yang Asyik Untuk Dikunjungi

Dalam rencana ulang th. 20 brewery di Desa Sampangagung, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, PT Multi Bintang Indonesia (Persero) Tbk resmikan Bintang Gallery.

Galeri yang terdapat di Desa Sampangung, tempatnya persis didalam brewery Muti Bintang ini mempunyai tujuan untuk mengenalkan ke orang-orang sistem pembuatan bir. Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi menyongsong baik wisata industri yang dibangun PT Multi Bintang Indonesia (Persero) Tbk itu.

Di daerah dingin, kita miliki Trawas serta Pacet. Di Ubalan telah ada waterpark serta saat ini bus telah dapat naik, ditambah wisata industri ini. Aku menyongsong baik serta animo.

Orang nomor dua di Kabupaten Mojokerto ini mengharapkan, dengan terdapatnya wisata industri itu ada pengetahuan pengetahui yang dapat di ketahui beberapa pelajar serta orang-orang. Hingga Pemkab Mojokerto senantiasa mengingatkan perusahaan yang berada di Kabupaten Mojokerto bila CSR adalah keharusan dari perusahaan.

Serta MBI telah memberi peran pada orang-orang, seperti wisata industri ini. Apa yang kurang dari pemerintah dapat dicover perusahaan serta kami (MBI serta Pemkab Mojokerto, red) telah kolaborasi sampai kini. Terdapat banyak program seperti penanaman pohon di Jubel, sekurang-kurangnya untuk lingkungan dahulu baru keluar.

Presiden Komisaris PT Multi Bintang Indonesia (Persero) Tbk, Cosmas Batubara menyebutkan, dengan terdapatnya Pemkab Mojokerto mengkoordinir CSR dari beragam perusahaan itu dengan kata beda ada gagasan pemerintah yang dikehendaki untuk pembangunan. Setiap th. ada konsentrasi CSR yang faedahnya semakin besar pada orang-orang.

Menurut dia, hal itu jadikan pemerintah serta perusahaan yang ada dapat bersinergi dalam pembangunan. Cosmas memberikan, pembangunan Galery Bintang diinginkan jadi destinas baru wisata industri di Kabupaten Mojokerto yang dapat memberi pengetahuan pada orang-orang.

Nanti juga akan di buka untuk umum, karna aku lihat di Ngoro banyak orang-orang datang serta di Galery Bintang ini, orang-orang dapat lihat serta ketahui sistem pembuatan bir. Serupa pembuatan tape tetapi ada tehnologi di dalamnya, orang-orang dapat juga lihat beragam info tentang histori brewery Multi Bintang di Sampangagung.

Menurut dia, sekarang ini produksi minuman non alkohol bertambah karna di nikmati orang-orang hingga PT Multi Bintang Indonesia (Persero) Tbk di Sampangagung menaikkan sekali lagi product dengan titik berat minuman non alkohol. Tetapi, Cosmas malas memaparkan berapakah produksi minuman non alkohol sampai kini serta berapakah investasi untuk menambahkan produknya.

Sebatas di ketahui, PT Multi Bintang Indonesia (Persero) Tbk selalu lakukan inovasi. Sekarang ini Multi Bintang sudah membuat sarana produksi minuman non-alkohol di lokasi Sampangagung dengan tehnologi yang moderen. Ini menunjukkan prinsip Multi Bintang untuk bertransformasi jadi perusahaan yang bukan sekedar menghasilkan bir, namun juga minuman non-alkohol.